RSUP Dr M Djamil Kolaborasi dengan IDI untuk Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan Lanjutan
Padang – RSUP Dr M Djamil Padang mencatat langkah strategis dalam memperkuat jejaring kerja dengan organisasi profesi dokter di Sumatra Barat. Hal ini diwujudkan melalui kehadiran manajemen rumah sakit pada pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Sumatra Barat periode 2025 2028 yang berlangsung pada Sabtu 25 April 2026. Kehadiran ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen rumah sakit vertikal untuk menyelaraskan program peningkatan mutu pelayanan kesehatan lanjutan dengan organisasi profesi.
Dalam acara yang mengusung tema Koordinasi Kolaborasi dan Kontribusi tersebut, RSUP Dr M Djamil diwakili oleh Kepala Instalasi Gawat Darurat dr Haviz Yuad SpOG Subsp FER K. menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program strategis IDI Wilayah Sumatra Barat yang berdampak langsung pada kualitas layanan rujukan. Fokus utama sinergi ini meliputi peningkatan kompetensi tenaga medis spesialis dan subspesialis serta penguatan keselamatan pasien di fasilitas kesehatan lanjutan.
Pelantikan kepengurusan IDI Wilayah Sumatra Barat periode 2025 2028 dipimpin oleh Dr dr Roni Eka Sahputra SpOT Subsp OTB K yang dilantik langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar IDI Dr Slamet Budiarto SH MH Kes. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan setempat. Dalam sambutannya, Ketua Umum PB IDI menekankan pentingnya kerja nyata yang menjadikan organisasi profesi sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk di sektor pelayanan kesehatan lanjutan.
RSUP Dr M Djamil Padang memandang bahwa kolaborasi antara rumah sakit vertikal dan IDI di tingkat wilayah merupakan model strategis yang perlu terus didorong. RSUP Dr M Djamil berkomitmen untuk tidak hanya hadir dalam kegiatan resmi, tetapi juga mengimplementasikan hasil koordinasi ke dalam kebijakan internal rumah sakit yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat sistem rujukan dan pelayanan kesehatan spesialistik yang merata dan profesional. ***