Makassar - Sebagai rumah sakit pendidikan utama, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo menyelenggarakan kegiatan skrining kesehatan jiwa bagi para peserta didik Mahasiswa Program Pendidikan Dokter (MPPD/Koas) serta Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (MPPDS).
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni pada 13, 14, dan 18 Agustus 2026, bertempat di Auditorium Lantai 8 Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Dr. dr.Nuβman AS Daud, Sp.PD, K-GEH, FINASIM menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memetakan kondisi kesehatan mental para dokter muda dan calon dokter spesialis di lingkungan rumah sakit dan bahkan akan dilakukan tindak lanjut jika ada indikasi.
Pemeriksaan kesehatan jiwa kali ini mencakup 30 program studi (prodi). Total peserta yang terdaftar mencapai 2.783 orang, yang terdiri dari peserta didik MPPDS (Sp-1 & Sp-2) sebanyak 2.245 orang dan peserta didik MPPD (Koas) sebanyak 538 orang, 76,5 % dari seluruh peserta telah melakukan skrining.
Mengingat banyaknya jumlah peserta, alur pelaksanaan skrining dibagi secara bertahap ke dalam 12 sesi selama tiga hari penyelenggaraan guna memastikan proses berjalan lancar dan tertib.
Ia menegaskan bahwa skrining ini merupakan langkah preventif untuk mendeteksi dini kondisi psikologis peserta didik sebelum dan selama menjalani masa pendidikan yang intensif.
"Perlu dipahami, skrining bukan merupakan diagnosis gangguan jiwa, melainkan deteksi awal untuk mengetahui apakah diperlukan pendampingan atau tindak lanjut lebih jauh," tegas dr Nuβman.
Pihak rumah sakit juga menjamin bahwa seluruh proses pemeriksaan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi kerahasiaan data dan informasi pribadi para peserta.
Melalui langkah proaktif ini, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan belajar dan bekerja yang lebih aman, suportif, serta peduli terhadap kesejahteraan mental para calon tenaga medis.***