Jakarta - Emergency Medical Team (EMT) RS Fatmawati turut berkontribusi dalam misi kemanusiaan Kementerian Kesehatan melalui Pusat Krisis Kesehatan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim ini diterjunkan sebagai bagian dari upaya mendukung pelayanan kesehatan dan penanganan kondisi kegawatdaruratan di wilayah terdampak.
Dalam pelaksanaannya, personel EMT RS Fatmawati ditempatkan di sejumlah wilayah, yaitu Posko Nagekeo, Manggarai, Ende, Ngada, dan Sikka. Penempatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan serta pembagian wilayah yang telah ditetapkan oleh Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan.
Di Posko Nagekeo, tim diwakili oleh dr. Ismat yang bertugas di RSUD Pratama Raja. Sementara itu, Posko Manggarai diperkuat oleh dr. Lolo, dr. Usup, dr. Almer, dr. Ferdana Andhika, dan dr. Fredianto Akil. Posko Ende menjadi salah satu lokasi dengan jumlah personel yang cukup banyak, yakni Bakhtiar, Lena Yulianti, Lanang, Titis, Istiqomah, Sukron, Merlisa, Ulfa, dan Herman.
Selain itu, dr. Mahen ditempatkan di Posko Ngada, sedangkan Dian Karya bertugas di Posko Sikka.
Kehadiran EMT RS Fatmawati di berbagai wilayah tersebut merupakan wujud nyata komitmen rumah sakit dalam mendukung misi kemanusiaan dan memperkuat respons kesehatan dalam situasi krisis. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, seluruh personel diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.