Senin, 24 Agustus 2026 17:11 WIB

Telementoring ECHO RSOMH Bukittinggi Perkuat Kompetensi Keperawatan dalam Penatalaksanaan Diabetes Melitus

Responsive image
Humas - RS Otak Dr.Drs.M. Hatta Bukittinggi
27

Bukittinggi — Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta (RSOMH) Bukittinggi terus memperkuat kompetensi tenaga kesehatan melalui rangkaian Telementoring Extension for Community Healthcare Outcomes (ECHO). Pada Senin, 24 Agustus 2026, salah satu sesi pembelajaran membahas Asuhan Keperawatan Pasien dengan Diabetes Melitus (DM) dengan Ns. Henny Sutrianti, S.Kep. sebagai narasumber.

Pembelajaran memberikan pemahaman mengenai diabetes melitus sebagai kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Peserta juga mendapatkan penguatan mengenai berbagai tipe DM, manifestasi klinis seperti sering buang air kecil, sering haus, dan sering lapar, serta dampak hiperglikemia kronis terhadap berbagai organ tubuh. 

Salah satu perhatian dalam pembelajaran adalah hubungan diabetes melitus dengan risiko stroke. Pasien dengan DM memiliki risiko lebih tinggi mengalami stroke karena kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah. Kondisi tersebut dapat mengganggu aliran darah ke otak dan meningkatkan risiko terjadinya stroke iskemik.

Dari aspek keperawatan, peserta mendapatkan penguatan mengenai pengkajian pasien diabetes melitus, penentuan diagnosis, luaran, dan intervensi keperawatan sesuai kondisi pasien serta pentingnya edukasi pasien dan keluarga dalam pengelolaan diabetes secara berkelanjutan. Edukasi mencakup perawatan kaki dengan melakukan pemeriksaan setiap hari, menjaga kebersihan kaki, menggunakan alas kaki yang sesuai, serta segera melaporkan adanya luka atau perubahan pada kaki. Pasien juga perlu memahami pentingnya pola makan sehat, aktivitas fisik sesuai kondisi, kepatuhan terhadap obat atau insulin, serta pemantauan kadar glukosa.

Selain itu, pasien dan keluarga didorong untuk melakukan kontrol kesehatan secara rutin sesuai kebutuhan, termasuk pemantauan HbA1c, tekanan darah, kadar lipid, kondisi mata, ginjal, dan kaki. Menghindari rokok serta mengendalikan faktor risiko kardiovaskular juga menjadi bagian penting dalam upaya mencegah komplikasi diabetes, termasuk komplikasi pada pembuluh darah dan otak.

Telementoring ECHO ini diikuti oleh dokter, perawat, dan tenaga rehabilitasi medik dari RSUD Kota Bukittinggi, RSUD Adnan WD Payakumbuh, RSUD Prof. DR. MA Hanafiah SM Batusangkar, RSUD Padang Panjang, RSUD Lubuk Sikaping, dan RSUD Sawahlunto. Melalui pembelajaran kolaboratif dan diskusi kasus, RSOMH Bukittinggi mendorong penguatan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif, mendukung pencegahan komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. ***