Bukittinggi — Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta (RSOMH) Bukittinggi terus memperkuat kompetensi tenaga kesehatan melalui rangkaian Telementoring Extension for Community Healthcare Outcomes (ECHO). Pada Senin, 24 Agustus 2026, pembelajaran difokuskan pada penguatan kompetensi keperawatan dalam memberikan asuhan kepada pasien dengan diabetes melitus dan stroke hemoragik sebagai bagian dari program Penatalaksanaan Pasien Stroke.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform iECHO ini dimoderatori oleh Ns. Andi Batavia, dengan menghadirkan Ns. Henny Sutrianti, S.Kep. dan Ns. Fera Liza, M.Kep., Sp.Kep.MB. sebagai narasumber. Pembelajaran dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif, mulai dari pengkajian, penentuan diagnosis dan intervensi, pemantauan kondisi pasien, hingga edukasi dan perencanaan perawatan lanjutan.
Materi pertama membahas asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus, meliputi pemahaman penyakit, manifestasi klinis dan komplikasi, pengkajian keperawatan, penentuan diagnosis, luaran dan intervensi, hingga edukasi pasien dan keluarga. Sementara materi kedua membahas asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik, termasuk pengkajian primer dan sekunder, pemeriksaan penunjang, intervensi sesuai kondisi pasien, serta discharge planning untuk mendukung keberlanjutan perawatan di rumah.
Sesi pembelajaran juga menekankan pentingnya peran perawat dalam pencegahan komplikasi dan pengelolaan pasien secara berkelanjutan. Edukasi mencakup pengendalian faktor risiko, kepatuhan terhadap terapi, pengenalan gejala stroke berulang, modifikasi gaya hidup, serta dukungan terhadap program rehabilitasi pasien bersama keluarga.
Telementoring ECHO ini diikuti oleh dokter, perawat, dan tenaga rehabilitasi medik dari enam rumah sakit di Sumatera Barat, yaitu RSUD Kota Bukittinggi, RSUD Adnan WD Payakumbuh, RSUD Prof. DR. MA Hanafiah SM Batusangkar, RSUD Padang Panjang, RSUD Lubuk Sikaping, dan RSUD Sawahlunto. Melalui pembelajaran kolaboratif dan diskusi kasus, peserta dapat berbagi pengetahuan serta pengalaman pelayanan dari fasilitas kesehatan masing-masing.
Melalui rangkaian Telementoring ECHO, RSOMH Bukittinggi terus mendorong pemerataan kompetensi tenaga kesehatan melalui pemanfaatan teknologi dan penguatan jejaring layanan. Diharapkan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya dalam asuhan keperawatan pasien stroke, dapat mendukung pelayanan yang aman, tepat, berkesinambungan, serta berorientasi pada keselamatan dan kualitas hidup pasien.***