Bersama untuk Pelayanan
Kesehatan yang Lebih Baik

MEMUAT...

Mohon tunggu, halaman sedang dimuat.
Kamis, 27 Agustus 2026 12:58 WIB

ECHO RSOMH Bukittinggi Perkuat Asuhan Keperawatan Pasien Pra dan Post Kraniotomi

ECHO RSOMH Bukittinggi Perkuat Asuhan Keperawatan Pasien Pra dan Post Kraniotomi
Humas - RS Otak Dr.Drs.M. Hatta Bukittinggi 151 kali dilihat

Bukittinggi -  Rangkaian Telementoring Extension for Community Healthcare Outcomes (ECHO) yang diselenggarakan Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta (RSOMH) Bukittinggi kembali menghadirkan pembelajaran bagi tenaga kesehatan yang menjadi peserta dalam kegiatan ECHO Telementoring Pada Rabu, 26 Agustus 2026, sesi pembelajaran membahas Asuhan Keperawatan Pasien Pra dan Post Operasi Bedah Saraf/Kraniotomi dengan Ns. Andi Batafia, S.Kep., M.Kep. sebagai narasumber.

Pembelajaran yang pesertanya terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga rehabilitasi medik 6 RSUD ini menyoroti pentingnya peran tenaga keperawatan dalam memastikan pasien mendapatkan perawatan yang optimal sebelum dan setelah menjalani tindakan kraniotomi. Asuhan keperawatan dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan kondisi neurologis pasien, kesiapan menjalani tindakan, pemantauan setelah operasi, serta kebutuhan pemulihan pasien.

Dalam manajemen pasien pra dan post operasi, stabilitas kondisi hemodinamik dan neurologis menjadi salah satu perhatian utama. Perawat juga berperan dalam melakukan pemantauan dan tindakan untuk membantu mencegah peningkatan tekanan intrakranial (TIK), serta mengenali secara dini berbagai perubahan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Selain pemantauan kondisi klinis, pembelajaran turut menekankan pentingnya pencegahan infeksi dan komplikasi setelah tindakan bedah saraf. Perawatan yang tepat perlu dilanjutkan dengan dukungan terhadap proses rehabilitasi dini, sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien.

Aspek edukasi juga menjadi bagian penting dalam asuhan keperawatan. Pasien dan keluarga perlu mendapatkan informasi yang memadai mengenai kondisi pasien, perawatan setelah operasi, tanda-tanda yang perlu diwaspadai, serta dukungan yang dapat diberikan keluarga selama proses pemulihan.

Melalui sesi ini, para peserta ECHO Telementoring yang berasal dari  RSUD Kota Bukittinggi, RSUD Adnan WD Payakumbuh, RSUD Prof. DR. MA Hanafiah SM Batusangkar, RSUD Padang Panjang, RSUD Lubuk Sikaping, dan RSUD Sawahlunto ini mendapatkan penguatan bahwa manajemen keperawatan pasien pra dan post kraniotomi berfokus pada stabilitas hemodinamik dan neurologis, pencegahan peningkatan TIK, pengendalian infeksi dan komplikasi, rehabilitasi dini, serta edukasi dan dukungan keluarga.

Pembelajaran ini menjadi bagian upaya RSOMH Bukittinggi memperkuat kompetensi tenaga kesehatan melalui jejaring ECHO, sehingga praktik keperawatan yang aman, tepat, dan berkesinambungan dapat terus diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan. ***