Senin, 28 September 2026 15:19 WIB

Survei ReAkreditasi Rumah Sakit Mata Cicendo 2026

Survei ReAkreditasi Rumah Sakit Mata Cicendo 2026
Humas - RS Mata Cicendo Bandung 44 kali dilihat

Bandung - PMN RS Mata Cicendo Bandung melaksanakan Survei Re-Akreditasi Rumah Sakit selama 3 (tiga) hari yang dimulai pada 23 - 25 September 2026 bersama surveior Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai bagian dari upaya memastikan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta tata kelola rumah sakit yang berkesinambungan.

Kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan yang dihadiri secara oleh Dewan Pengawas PMN RS Mata Cicendo, Dinas Kesehatan Prov Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, BPJS Kesehatan Kota Bandung, serta para tamu undangan lainnya secara daring dan luring.

Memasuki hari kedua Survei Re-Akreditasi, para Surveior dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melanjutkan rangkaian kegiatan dengan melakukan telusur layanan di berbagai unit pelayanan PMN RS Mata Cicendo Bandung.

Telusur dilakukan pada sejumlah layanan, di antaranya rawat inap, rawat jalan, serta unit pelayanan lainnya, untuk melihat secara langsung implementasi standar mutu, keselamatan pasien, tata kelola, serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa setiap proses pelayanan berjalan sesuai standar dan terus berorientasi pada mutu, keselamatan, serta pengalaman terbaik bagi pasien.

Memasuki hari ketiga sekaligus penutupan Survei Re-Akreditasi Rumah Sakit, rangkaian kegiatan di PMN RS Mata Cicendo berlangsung dengan penuh semangat dan kolaborasi.

Agenda hari ini meliputi telusur lanjutan, klarifikasi, serta simulasi mega code sebagai bagian dari proses penilaian dan evaluasi terhadap kesiapan serta mutu pelayanan rumah sakit.

Dalam kesempatan tersebut, para Surveior KARS menyampaikan apresiasi atas kerja sama, kekompakan, dan semangat seluruh civitas hospitalia PMN RS Mata Cicendo selama pelaksanaan survei. Semangat kebersamaan dan komitmen yang ditunjukkan menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya pelayanan yang bermutu dan berorientasi pada keselamatan pasien. ***