Bersama untuk Pelayanan
Kesehatan yang Lebih Baik

MEMUAT...

Mohon tunggu, halaman sedang dimuat.
Jumat, 23 Oktober 2026 10:12 WIB

Dari Mienektomi hingga Mi Resusitasi Menjadi Ajang Kreativitas Civitas Hospitalia Dalam Meriahkan HKN ke 62

Dari Mienektomi hingga Mi Resusitasi Menjadi Ajang Kreativitas Civitas Hospitalia Dalam Meriahkan HKN ke 62
Humas - RS Otak Dr.Drs.M. Hatta Bukittinggi 52 kali dilihat

Bukittinggi - Suasana berbeda mewarnai rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 di Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta (RSOMH) Bukittinggi. Kali ini, kreativitas dan kekompakan civitas hospitalia diuji melalui Lomba Masak Mi Goreng Bapak-Bapak yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di lantai 2, tepatnya di sebelah Poliklinik RSOMH Bukittinggi.

Lomba ini menghadirkan keseruan tersendiri karena diikuti oleh peserta dari berbagai profesi dan unit kerja, mulai dari dokter spesialis hingga petugas cleaning service. Seluruh peserta merupakan bagian dari civitas hospitalia RSOMH Bukittinggi yang turut memeriahkan HKN ke-62 melalui kegiatan yang mengedepankan kebersamaan dan kreativitas.

Setiap tim terdiri atas dua orang peserta laki-laki, dimana dalam pelaksanaannya bahan disediakan oleh panitia, sedangkan peralatan memasak dibawa sendiri oleh masing-masing tim. Ketentuan ini menjadi bagian dari tantangan bagi peserta untuk mengolah bahan yang tersedia menjadi hidangan yang menarik, baik dari segi penyajian maupun konsep yang diusung.

Keunikan lomba semakin terasa melalui tema masakan yang merepresentasikan identitas unit masing-masing peserta. Berbagai nama menu kreatif pun hadir, di antaranya Mienektomi, Mi Resusitasi Rasa, Mi Sederhana, Miedik, Mi Bujang Palatiah, dan Mi Infeksius Isolasi. Nama-nama tersebut memadukan kreativitas kuliner dengan istilah yang dekat dengan keseharian di lingkungan rumah sakit.

Tidak hanya dituntut menghasilkan mi goreng yang lezat dan menarik, setiap tim juga harus mempresentasikan hasil masakannya di hadapan dewan juri. Peserta menjelaskan tema yang dipilih, filosofi di balik nama dan konsep masakan, serta bahan-bahan yang digunakan. Dewan juri dalam lomba ini berasal dari kalangan karyawan RSOMH Bukittinggi.

Melalui presentasi tersebut, setiap tim berkesempatan menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan karakter dan identitas unit kerja masing-masing dengan cara yang unik dan menghibur.

Lomba Masak Mi Goreng Bapak-Bapak menjadi salah satu bentuk kegiatan kebersamaan dalam rangka HKN ke-62 RSOMH Bukittinggi. Lebih dari sekadar kompetisi memasak, kegiatan ini menjadi ruang interaksi lintas profesi untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, dan menciptakan suasana kerja yang lebih akrab.

Melalui berbagai kegiatan HKN ke-62, RSOMH Bukittinggi berharap semangat kebersamaan dan kreativitas terus tumbuh di lingkungan rumah sakit. Sebab, di balik pelayanan kesehatan yang profesional, terdapat tim yang kuat, kompak, dan mampu bekerja sama dalam berbagai situasi.

Sehat untuk Semua, Indonesia Berdaya!***