Kamis, 20 Maret 2025 15:00 WIB

Tren Minuman Berserat: Apa yang Perlu Diketahui?

Responsive image
22
Ns. Anisa Muliyawati, S.Kep. - RSUP dr. Sardjito Yogyakarta

Tahukah Anda, apa itu serat? Serat adalah bagian dari tumbuhan yang tidak dapat dicerna oleh enzim di saluran pencernaan, tetapi dapat mengalami proses fermentasi di usus. Menurut American Association of Cereal Chemist serat dapat melancarkan buang air besar, menurunkan kadar kolesterol, dan juga menurunkan kadar gula darah.

Konsumsi minuman berserat belakangan ini menjadi tren di kalangan masyarakat, seiring dengan berkembangnya tren diet dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat serta asupan serat yang cukup bagi tubuh. Kemunculan berbagai merek minuman berserat instan dengan rasa yang enak membuat banyak orang tertarik untuk mengonsumsinya. Ditambah lagi, dukungan dari publik figur dan influencer yang mempromosikan produk ini semakin memperkuat persepsi bahwa minuman berserat instan adalah pilihan yang praktis dan modern.

Apa yang perlu kita ketahui tentang minuman berserat?

1.            Minuman berserat dapat melancarkan pencernaan

Mengonsumsi minuman berserat penting untuk memperhatikan manfaat yang ditawarkan. Minuman berserat yang mengandung serat psyllium dapat menambah volume pada tinja dan membantu melancarkan pencernaan. Kandungan psyllium dengan dosis lebih dari 10 g per hari dan durasi pemberian minimal 4 minggu terbukti memberikan hasil yang optimal. Minuman berserat yang mengandung ekstrak daun Senna dapat meningkatkan pergerakan usus dan mencegah sembelit sehingga meningkatkan kesehatan pencernaan.

2.            Minuman berserat dapat menurunkan risiko penyakit kronis

Sifat fisikokimia serat makanan, seperti hidrasi, viskositas, kapasitas adsorpsi, fermentabilitas, dan efek prebiotik, berperan penting dalam pencegahan penyakit. Kandungan serat makanan pada minuman berserat berpengaruh terhadap penurunan risiko diabetes tipe 2 (T2DM), penyakit kardiovaskular (CVD), dan kanker kolorektal (CRC) melalui keberadaan fisiknya dan interaksi dengan mikroorganisme di saluran pencernaan. Oleh karena itu perlu diperhatikan kandungan dalam minuman berserat yang akan dikonsumsi, apakah murni kandungan seratnya atau mengandung gula dan zat lainnya.

3.            Minuman berserat memberikan efek kenyang yang lebih lama

Minum minuman serat yang mengandung glucomannan porang dan IMO (GIFD) dapat mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi dan mencegah penambahan berat badan, karena efek rasa kenyang yang lebih lama dan kemampuan glucomannan untuk membentuk gel. Secara keseluruhan, minuman serat ini berpotensi membantu mengatur berat badan dan menjaga kesehatan pencernaan.

4.            Minuman berserat instan mengandung gula

Tren minuman berserat instan yang banyak dijual di pasaran, beberapa di antaranya mengandung gula atau pemanis. Konsumsi gula perlu diperhatikan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang menjalani diet. Oleh karena itu, penting untuk memastikan apakah minuman berserat yang dikonsumsi bebas gula atau tanpa tambahan gula.

5.            Pola makan sehat

Minuman berserat sebaiknya dikonsumsi bersama pola makan sehat untuk hasil yang maksimal. Meskipun minuman berserat mendukung pencernaan dan menambah asupan serat, makanan sehat yang kaya akan vitamin, mineral, protein, dan lemak sehat juga penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kombinasi keduanya membantu meningkatkan kesehatan pencernaan, mengatur berat badan, dan mencegah penyakit.

6.            Aktifitas Fisik

Dengan mengkombinasikan konsumsi minuman berserat dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik yang teratur, dapat mendukung kesehatan pencernaan, mengatur berat badan, dan meningkatkan performa olahraga secara optimal.

7.            Efek samping minuman berserat

American Heart Association menyebutkan bahwa meskipun serat penting untuk kesehatan pencernaan dan jantung, konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, termasuk gas, kembung, dan diare. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) juga menyatakan bahwa peningkatan asupan serat yang mendadak dapat menyebabkan kram perut, gas, atau sembelit jika cairan tidak cukup.

 

Referensi:

Hutasoit, hartini. (2020). Edukasi Pola Makan Sehat dan Air Minum Berkualitas pada Siswa SMKF IKASARI Pekanbaru (Vol. 1, Issue 2). http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/HMN

Korczak, R., & Slavin, J. L. (2020). Definitions, regulations, and new frontiers for dietary fiber and whole grains. Nutrition Reviews, 78, 6–12. https://doi.org/10.1093/NUTRIT/NUZ061

Lestari, L. A., Sari, R. P., Safirra, E. D., Setyowati, S. D., Paramastru, H. S., Rini, N. N. P., Setyani, T. S., Harmayani, E., Saputra, W. D., Widada, J., Indrawanto, R., & Wikandari, R. (2024). Effect of Fiber Drink Consumption Containing Glucomannan and Isomaltooligosaccharide on Digesta Profile and Gut Microbiota. Trends in Sciences, 22(2), 8642. https://doi.org/10.48048/tis.2025.8642

Li, M., & Ma, S. (2024). A review of healthy role of dietary fiber in modulating chronic diseases. In Food Research International (Vol. 191). Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.foodres.2024.114682

Lichtenstein, A. H., Appel, L. J., Vadiveloo, M., Hu, F. B., Kris-Etherton, P. M., Rebholz, C. M., Sacks, F. M., Thorndike, A. N., van Horn, L., & Wylie-Rosett, J. (2021). 2021 Dietary Guidance to Improve Cardiovascular Health: A Scientific Statement from the American Heart Association. Circulation, 144(23), E472–E487. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001031

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). (2018). Eating, Diet, & Nutrition for Constipation. National Institutes of Health. https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/constipation/eating-diet-nutrition

van der Schoot, A., Drysdale, C., Whelan, K., & Dimidi, E. (2022). The Effect of Fiber Supplementation on Chronic Constipation in Adults: An Updated Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials. American Journal of Clinical Nutrition, 116(4), 953–969. https://doi.org/10.1093/ajcn/nqac184