Selasa, 07 April 2026 14:42 WIB

Berujung Nyeri Fakta Penyakit Asam Urat yang Perlu Kamu Tahu

Responsive image
399
Vovinda Rujiana - RS Ortopedi Prof.Dr.R.Soeharso Surakarta

Radang sendi yang terjadi karena penumpukan kristal asam urat yang tajam di dalam sendi, terutama di jempol kaki, pergelangan kaki, lutut, atau tangan. Asam urat sendiri adalah sisa hasil pemecahan zat purin dari makanan (jeroan, daging merah, beberapa jenis seafood) dan dari metabolisme tubuh. Pada keadaan normal, asam urat dibuang lewat ginjal melalui urin. Bila produksinya terlalu banyak atau pembuangannya terganggu (misalnya karena gangguan ginjal, obat tertentu, atau faktor genetik), kadar asam urat darah meningkat (hiperurisemia) dan dapat mengendap sebagai kristal di sendi.

Kenapa bisa sangat nyeri?

Kristal asam urat berbentuk seperti jarum kecil yang keras. Saat menumpuk di rongga sendi, tubuh mengenalinya sebagai “benda asing” sehingga sistem imun datang menyerang dan menimbulkan peradangan hebat. Inilah yang menyebabkan:

- Nyeri sendi sangat hebat, sering kali sampai tidak kuat tersentuh selimut.

- Bengkak, kemerahan, hangat, dan terasa tegang pada sendi.

- Serangan sering muncul tiba-tiba, misalnya tengah malam atau pagi hari.

Kristalisasi lebih mudah terjadi pada suhu rendah dan pH rendah; karena ujung kaki suhunya lebih dingin daripada bagian tubuh lain, jempol kaki menjadi lokasi tersering serangan gout.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko gout antara lain:

- Pria usia dewasa hingga lanjut (wanita meningkat risikonya setelah menopause).

- Riwayat keluarga dengan gout atau kadar asam urat tinggi.

- Pola makan tinggi purin: jeroan, daging merah, beberapa seafood, kaldu kental, konsumsi alkohol.

- Kegemukan (obesitas), sindrom metabolik, tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit ginjal.

- Obat tertentu, misalnya diuretik (obat “pelancar Buang air kecil untuk hipertensi/CHF), aspirin dosis rendah, dan beberapa obat kanker.

Perlu diingat, tidak semua orang dengan asam urat tinggi akan mengalami serangan gout, tetapi makin tinggi dan makin lama kadar asam urat tidak terkontrol, risikonya meningkat.

Bagaimana membedakan serangan gout?

Ciri khas serangan gout akut:

- Nyeri sendi sangat hebat, muncul mendadak (sering malam hari).

- Lokasi tersering: sendi jempol kaki, kemudian pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, jari.

- Sendi bengkak, merah keunguan, hangat, kulit tampak mengkilat.

- Kadang disertai demam ringan, merasa meriang.

Pada fase lanjut dan kronis, bisa muncul benjolan berisi kristal asam urat di bawah kulit (tofus), misalnya di sekitar sendi, daun telinga, tendon Achilles. Jika tidak diobati, tofus dapat merusak bentuk sendi dan mengganggu fungsi, bahkan menimbulkan kecacatan.

Pemeriksaan penunjang yang penting

Untuk menegakkan diagnosis, dokter akan menilai gejala, memeriksa fisik, dan dapat melakukan:

- Pemeriksaan darah: kadar asam urat, fungsi ginjal, dan penanda peradangan.

- Aspirasi cairan sendi: bila memungkinkan, cairan sendi diambil dan diperiksa di mikroskop untuk mencari kristal monosodium urat (MSU).

- Foto rontgen atau USG sendi: pada gout kronis bisa tampak kerusakan tulang dan gambaran khas, sedangkan USG dapat menilai penumpukan kristal di permukaan tulang (double contour sign).

Kadar asam urat yang normal tidak selalu menyingkirkan gout saat serangan akut, karena kadang nilainya menurun sementara akibat peradangan.

Prinsip pengobatan: jangka pendek dan jangka panjang

Penatalaksanaan gout terdiri dari dua pilar utama: meredakan serangan akut (nyeri sekarang) dan mengontrol kadar asam urat jangka panjang (mencegah serangan berulang dan kerusakan sendi).

1. Mengatasi serangan akut

Saat sendi sangat nyeri dan bengkak, obat yang digunakan terutama untuk mengurangi peradangan:

- Obat antiinflamasi non-steroid (OAINS/NSAID) seperti ibuprofen, naproksen, bila tidak ada kontraindikasi (misalnya tukak lambung berat, gangguan ginjal berat).

- Kolkisin dosis rendah; bekerja mengurangi peradangan spesifik pada gout, tetapi perlu hati?hati pada pasien dengan gangguan ginjal atau yang minum obat lain yang dapat berinteraksi.

- Kortikosteroid (tablet atau injeksi) bila NSAID atau kolkisin tidak bisa digunakan, misalnya pada penyakit ginjal berat atau alergi.

Selama serangan, sendi biasanya dianjurkan untuk diistirahatkan, ditinggikan, dan dapat dikompres dingin untuk mengurangi nyeri. Obat penurun asam urat jangka panjang (seperti allopurinol) umumnya tidak dimulai di tengah serangan, kecuali pada kondisi tertentu dan atas pengawasan ketat dokter spesialis.

2. Mengontrol kadar asam urat (terapi jangka panjang)

Setelah serangan mereda, fokus bergeser ke pencegahan serangan berikutnya dan mencegah kerusakan sendi/gagal ginjal dengan menurunkan kadar asam urat. Pendekatan terkini adalah “treat-to-target”, artinya dosis obat disesuaikan hingga kadar asam urat mencapai target tertentu.

- Target umum: kadar asam urat < 6 mg/dL (sekitar < 360 µmol/L).

- Pada gout berat dengan tofus, kadang dianjurkan target lebih rendah (< 5 mg/dL).

Obat penurun asam urat (urate?lowering therapy/ULT) yang sering digunakan:

- Allopurinol: menghambat pembentukan asam urat (xanthine oxidase inhibitor), biasanya pilihan pertama.

- Febuxostat: alternatif bila tidak toleran allopurinol atau target tidak tercapai, dengan pertimbangan risiko kardiovaskular pada pasien tertentu.

- Obat yang meningkatkan pembuangan asam urat lewat ginjal (urikosuric) digunakan lebih selektif, tergantung fungsi ginjal dan profil pasien.

Bukannya langsung dosis tinggi, obat biasanya dimulai dari dosis rendah dan dinaikkan bertahap sambil memantau kadar asam urat dan efek samping. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pasien yang berhasil mempertahankan kadar asam urat < 6 mg/dL dalam 12 bulan memiliki risiko lebih rendah mengalami kejadian kardiovaskular berat dalam 5 tahun.

Perubahan gaya hidup yang membantu

Obat saja tidak cukup; perubahan gaya hidup berperan besar mencegah serangan berulang:

1. Menjaga berat badan ideal; penurunan berat badan terbukti menurunkan kadar asam urat.

2. Mengurangi makanan tinggi purin: jeroan, daging merah berlebihan, beberapa seafood (kerang, udang tertentu), kaldu pekat.

3. Membatasi minuman beralkohol dan minuman manis tinggi fruktosa.

4. Minum air putih cukup agar asam urat lebih mudah dikeluarkan ginjal.

5. Mengontrol penyakit penyerta: tekanan darah, gula darah, dan fungsi ginjal.

Edukasi pasien penting agar mereka mengerti bahwa gout adalah penyakit metabolik kronis yang perlu dikontrol jangka panjang, bukan sekadar “masalah nyeri sendi sesaat”.

Komplikasi bila gout tidak ditangani dengan baik

Jika gout dibiarkan tanpa pengobatan rutin dan perubahan gaya hidup, beberapa komplikasi yang bisa terjadi:

- Serangan gout makin sering dan mengenai banyak sendi.

- Tofus besar yang mengganggu fungsi, merusak bentuk sendi, bahkan menembus kulit.

- Kerusakan sendi permanen hingga kecacatan.

- Batu ginjal asam urat dan gangguan fungsi ginjal.

- Peningkatan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah; beberapa studi menemukan hubungan kadar asam urat tinggi dengan risiko kejadian kardiovaskular.

Karena itu, kontrol rutin dan kepatuhan minum obat sangat penting meskipun pasien sudah jarang merasakan nyeri.

 

 

Referensi:

Widyanto FW. Artritis gout dan perkembangannya. Jurnal Saintika. 2014;10(2):145–151.

Gonzalez EB. An update on the pathology and clinical management of gouty arthritis. Clin Rheumatol. 2012;31:13–21.

Afinogenova Y, Neogi T. Gout: epidemiology, pathophysiology, and management update. Curr Opin Rheumatol. 2022;34(2):118–124.

He Y, et al. Efficacy and safety of Baihu Jia Guizhi decoction in acute gouty arthritis: a randomized controlled trial protocol. Trials. 2022;23:317.

Schurenberg E, Huddleston EM, Saag KG. Urate lowering therapy in primary care: rheum for improvement. Explor Musculoskeletal Dis. 2025;3:100788.

Sumebr gambar:  https://lh6.googleusercontent.com/proxy/rtG_HFEMpKNGrY5EdIFV2Q1YKm6PTWeV1e16bXzMy7445g5WzQRGV1GtIrGhHS4lwgc_8VL4TAz5ekstYg9rSrefBFtntwgDgihpxJT-eG6ObHtQW9-UzRhX6BaQZ1XH0SzO2uT9zQ

https://flexfreeclinic.com/uploads/artikel/reducing%20uric%20levelvyjhffgrez.png

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTeDiddZSxDr5BuUfXyOlTenJ9TDBP14-6MJA&s