A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/tmp/ci_sessionr9oe4mq8uvmg6l71ol9sbchtd90t9ev9): Failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /var/www/html/application/controllers/Main.php
Line: 8
Function: __construct

File: /var/www/html/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /tmp)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /var/www/html/application/controllers/Main.php
Line: 8
Function: __construct

File: /var/www/html/index.php
Line: 326
Function: require_once

Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan
Jumat, 18 Oktober 2024 15:24 WIB

Ngobrol Bareng Kesehatan Jiwa di Dinas P3A Kota Bogor

Responsive image
Humas/R - RS Jiwa dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor
182

Bogor (15/10) - Pusat Kesehatan Jiwa Nasional (PKJN) RS Marzoeki Mahdi melaksanakan kegiatan “Ngobrol Bareng Kesehatan Jiwa” di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Bogor pada Selasa (15/10/2024). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS), dengan tema "Saatnya Prioritaskan Kesehatan Jiwa di Tempat Kerja". 

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) PKJN RS Marzoeki Mahdi, Marleni Desnita, mengatakan bahwa kegiatan ini meliputi deteksi dini, edukasi, dan konseling kesehatan jiwa. "Hari ini kita fokus pada skrining, psikoedukasi, dan konseling, sesuai dengan tema HKJS", ujarnya.

Tim dari PKJN RS Marzoeki Mahdi terdiri dari konselor, psikolog klinis, serta perawat jiwa. Selain memberikan edukasi mengenai kesehatan jiwa, kedua belah pihak berencana menjalin kerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dari Dinas P3A Kota Bogor. Kerja sama ini diharapkan mencakup penanganan lanjutan melalui rujukan pasien, khususnya perempuan dan anak yang membutuhkan perhatian lebih dalam kesehatan mental.

Marleni menambahkan, Direktur Utama PKJN RS Marzoeki Mahdi juga telah mengembangkan instrumen khusus untuk pencegahan bunuh diri, yang nantinya akan diterapkan di berbagai sekolah. "Kami akan bekerja sama dengan Dinas P3A untuk memberikan edukasi serta menyebarkan instrumen ini sebagai langkah deteksi dini risiko bunuh diri pada remaja", kata Marleni.

Welly Dody Ahdiat sebagai Ketua DWP Kota Bogor, salah satu pihak yang terlibat dalam kolaborasi ini, berharap agar kerja sama ini dapat terus berlanjut dan menjadi solusi dalam penanganan masalah-masalah yang terjadi, terutama terkait isu perempuan dan anak.