Selasa, 27 Januari 2026 15:08 WIB

RSUP Dr M Djamil Gelar Pelatihan Kompetensi BHD hingga Penggunaan APAR

Responsive image
Humas - RSUP dr. Djamil Padang
14

Padang - (RSUP Dr. M. Djamil yang berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan berkomitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan serta standar keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit. Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, pada hari Selasa (27/1), RSUP Dr. M. Djamil menyelenggarakan Workshop Akreditasi Rumah Sakit yang berfokus pada Bantuan Hidup Dasar (BHD), penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), praktik Hand Hygiene serta penanganan tumpahan bahan berbahaya menggunakan Spill Kit.

Dalam sambutannya, Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes, menegaskan penyelenggaraan workshop ini memiliki makna yang strategis dalam upaya mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit yang telah ditetapkan. "Aspek keselamatan pasien dan keselamatan kerja merupakan pilar utama dalam operasional rumah sakit," tegas dr. Maliana di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan.

Kegiatan ini menghadirkan fasilitator dengan peserta aktif para tenaga medis dan staf rumah sakit.

Oleh karena itu, tegasnya, kompetensi dalam melakukan BHD saat keadaan darurat, kemahiran menggunakan APAR untuk pencegahan kebakaran, penerapan Hand Hygiene yang benar guna meminimalisir infeksi nosokomial, hingga ketangkasan dalam mengelola tumpahan bahan berbahaya melalui Spill Kit bukan sekadar formalitas untuk memenuhi tuntutan dokumen akreditasi semata. "Hal-hal tersebut merupakan keterampilan wajib yang harus terpatri dalam setiap diri personel rumah sakit demi menjamin keamanan di seluruh area kerja," tuturnya.

dr. Maliana menyampaikan penguatan kapasitas sumber daya manusia adalah kunci utama dalam mewujudkan visi rumah sakit yang bermutu, aman, dan sepenuhnya berorientasi pada keselamatan pasien. Pihak manajemen berharap agar seluruh peserta yang mengikuti workshop ini tidak hanya berhenti pada pemahaman aspek teoritis. Tetapi juga mampu mengimplementasikan setiap prosedur secara konsisten dan penuh tanggung jawab di unit kerja masing-masing.

"Workshop ini dirancang sebagai sarana untuk menyamakan persepsi antar pegawai, meningkatkan kepatuhan terhadap standar operasional yang berlaku, serta memperkuat budaya keselamatan yang menjadi fondasi pelayanan kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil," ucapnya.

Dalam pandangan manajemen, akreditasi sejatinya bukanlah merupakan tujuan akhir dari sebuah proses evaluasi. "Melainkan sebuah alat atau instrumen penting untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat berlangsung secara berkelanjutan dan berkualitas tinggi," tutur dr. Maliana.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang acara, di mana para tenaga medis dan staf tidak hanya mendengarkan paparan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam sesi praktik simulasi. Peserta satu per satu mempraktikkan teknik Bantuan Hidup Dasar yang benar, mendemonstrasikan langkah-langkah mencuci tangan sesuai standar medis, melakukan simulasi pembersihan tumpahan zat kimia dengan Spill Kit, hingga cara mengoperasikan APAR dengan tepat untuk memadamkan api. Melalui pelatihan intensif ini, RSUP Dr. M. Djamil optimistis dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang aman dan profesional.***