Rabu, 08 April 2026 10:53 WIB

RSUP Dr M Djamil Jalin Kerja Sama Strategis dengan Johnson And Johnson Indonesia Two

Responsive image
Humas - RSUP dr. Djamil Padang
8

Padang - RSUP Dr. M. Djamil terus memperluas jaringan kerja sama strategis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan kompetensi sumber daya manusia di bidang kesehatan. Pada Selasa, 7 April 2026, rumah sakit yang berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan tersebut resmi menandatangani kerja sama dengan PT Johnson And Johnson Indonesia Two.

Penandatanganan kerja sama ini difokuskan pada penyelenggaraan pelatihan serta berbagai kegiatan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya dalam pengembangan keterampilan medis berbasis teknologi terkini. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas tenaga medis di tengah perkembangan ilmu kedokteran yang semakin pesat.

Direktur Utama diwakili oleh Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, dr. Maliana, M.Kes bersama Commercial Director Indonesia Surgery PT Johnson And Johnson Indonesia Two, Marcel K. Aditiawarman menandatangani kerja sama tersebut di Ruang Kerja Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. M. Djamil. Kedua pihak menyampaikan komitmen untuk menjadikan kerja sama ini sebagai fondasi penguatan kualitas layanan kesehatan yang berkelanjutan.

Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian dr. Maliana, M.Kes menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. “Kerja sama dengan PT Johnson & Johnson Indonesia Two ini menjadi peluang strategis bagi RSUP Dr. M. Djamil untuk menghadirkan standar pelatihan berbasis praktik terbaik internasional. Dengan dukungan mitra industri yang memiliki pengalaman global, diharapkan tenaga medis mampu menguasai teknik-teknik terbaru, khususnya dalam bidang bedah minimal invasif,” harapnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat pendidikan dan pelatihan kesehatan yang unggul. Sekaligus menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. “RSUP Dr. M. Djamil terus berupaya mengembangkan diri sebagai pusat unggulan dalam bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan,” ucap dr. Maliana.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan RSUP Dr. M. Djamil telah ditunjuk oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia sebagai Pusat Pengampuan Nasional Endolaparoskopi, sebuah penugasan strategis yang menempatkan rumah sakit ini sebagai rujukan nasional dalam pengembangan teknik bedah minimal invasif. “Berharap kerja sama ini tidak hanya memberikan dampak internal bagi peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi sistem pelayanan kesehatan di Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Commercial Director Indonesia Surgery PT Johnson And Johnson Indonesia Two Marcel K. Aditiawarman menyampaikan kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada pelatihan rutin, tetapi juga akan diperluas melalui berbagai program berskala internasional. “Salah satu agenda penting yang direncanakan adalah pelaksanaan ASEAN Center of Excellence (COE) Program & Symposium: Minimally Invasive Colorectal Surgery yang akan digelar di RSUP Dr. M. Djamil pada bulan Juni mendatang. Kegiatan tersebut direncanakan diikuti oleh 30 dokter spesialis bedah dari seluruh Indonesia, sekaligus menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan pengalaman di tingkat regional,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar kegiatan ilmiah, sebutnya, program ini diarahkan untuk mendorong pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sebagai ASEAN Center of Excellence dalam bidang Minimally Invasive Colorectal Surgery. “Melalui kolaborasi yang terbangun, rumah sakit ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat rujukan dan pelatihan regional di kawasan ASEAN dalam teknik bedah kolorektal minimal invasif, sekaligus menjadi hub pertukaran ilmu dan teknologi antara Indonesia dan negara-negara ASEAN,” harap Marcel.

Ia menegaskan penguatan kapasitas tersebut turut diarahkan untuk menjadikan RSUP Dr. M. Djamil sebagai institusi pendidikan berstandar internasional yang mampu menyelenggarakan pelatihan berkelanjutan bagi dokter spesialis. “Di sisi lain, rumah sakit ini juga ditargetkan menjadi benchmark center dalam penerapan praktik terbaik dan inovasi di bidang bedah kolorektal, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan, baik di tingkat nasional maupun regional,” tukasnya. ***