Jumat, 08 Mei 2026 13:23 WIB

RSUP Dr Kariadi Edukasi Pengunjung Rawat Jalan di Hari Kebersihan Tangan Sedunia

Responsive image
Humas - RSUP dr. Kariadi Semarang
39

Semarang - Suasana berbeda tampak di area pelayanan rawat jalan RSUP Dr. Kariadi Semarang dalam Β rangka memperingati Hari Kebersihan Tangan Sedunia Tahun 8 Mei 2026. Melalui kegiatan edukasi interaktif yang melibatkan pengunjung, pasien, serta keluarga pasien, RSUP Dr. Kariadi mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap pentingnya kebersihan tangan sebagai langkah sederhana namun sangat efektif dalam mencegah penyebaran infeksi.

Kegiatan edukasi tersebut diselenggarakan di area tunggu rawat jalan dan dipandu langsung oleh tim ) PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi) dan PPRA (Program Pengendalian Resistensi Antimikroba) RSUP Dr. Kariadi. Dengan pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan, para pengunjung diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencuci tangan dengan benar, kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan, serta bagaimana kebiasaan kecil tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan.

Melalui gerakan pemandu dari TIM RS Kariadi, simulasi gerakan cuci tangan, hingga interaksi langsung bersama pengunjung, suasana edukasi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Tidak sedikit pengunjung yang turut mempraktikkan langkah-langkah cuci tangan yang benar bersama petugas edukasi.

Dalam kegiatan tersebut, tim PPI juga menyampaikan bahwa tangan merupakan salah satu media utama penyebaran kuman dan mikroorganisme penyebab penyakit. Karena itu, penerapan kebersihan tangan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan infeksi, baik di lingkungan rumah sakit maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Hari Kebersihan Tangan Sedunia menjadi momentum penting untuk terus mengingatkan masyarakat bahwa budaya hidup bersih harus dimulai dari hal paling sederhana. Edukasi ini juga sejalan dengan komitmen RSUP Dr. Kariadi dalam mendukung keselamatan pasien serta menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kedekatan antara tenaga kesehatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang lebih interaktif dan humanis. Para pengunjung tampak aktif bertanya dan berdiskusi mengenai kebiasaan hidup sehat, khususnya terkait pencegahan penyakit menular.

RSUP Dr. Kariadi berharap melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan tangan dapat terus meningkat, sehingga tercipta budaya hidup sehat yang dapat diterapkan tidak hanya di rumah sakit, tetapi juga di rumah, tempat kerja, sekolah, dan lingkungan sehari-hari. ***