Jumat, 12 Juni 2026 13:02 WIB

Direktur Utama RSOMH Bukittinggi Pimpin Sosialisasi Stroke dan Layanan Neurointervensi di Kota Sawahlunto

Responsive image
Humas - RS Otak Dr.Drs.M. Hatta Bukittinggi
121

Sawahlunto - RS Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi terus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui kegiatan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Kali ini, RSOMH menggelar Sosialisasi Penyakit Stroke dan Layanan Unggulan Neurointervensi di Aula Kantor Wali Kota Sawahlunto, Kamis, 11 Juni 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama RSOMH Bukittinggi, dr. Afrizal Hasan, MKM., MARS., QHIA, didampingi Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr. Sofni Sarmen, Sp.A., M.Biomed., Manajer Pelayanan Medik, dr. Velly Ilma Chanisca, serta tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSOMH Bukittinggi.

Kehadiran rombongan RSOMH disambut hangat oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto. Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, Ketua DPRD, Kajari, Sekda, Kapolres, Dandim, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Desa, kader PKK, serta berbagai pemangku kepentingan Kota Sawahlunto lainnya.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RSOMH Bukittinggi menyampaikan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan. Rumah sakit tidak hanya berperan memberikan pelayanan kuratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan promotif dan preventif.

Materi sosialisasi disampaikan oleh dokter Spesialis Neurologi dan Neurointervensi RSOMH Bukittinggi, dr. Marfriandy, Sp.N., FINA, yang memaparkan tentang penyakit stroke, mulai dari faktor risiko, tanda dan gejala, penanganan pada masa emas (golden period), hingga pentingnya deteksi dini untuk mencegah kecacatan dan kematian akibat stroke.

Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai layanan Neurointervensi, salah satu layanan unggulan RSOMH Bukittinggi yang memanfaatkan teknologi modern dalam penanganan kasus stroke dan gangguan pembuluh darah otak. Layanan ini menjadi salah satu bentuk inovasi RSOMH dalam memberikan pelayanan neurologi yang cepat, tepat, dan komprehensif.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab, di mana berbagai pertanyaan terkait pencegahan stroke, pola hidup sehat, serta akses terhadap layanan neurointervensi mendapat respons langsung dari narasumber.

Melalui kegiatan ini, RSOMH Bukittinggi berharap masyarakat Kota Sawahlunto semakin memahami pentingnya mengenali gejala stroke sejak dini dan segera mendapatkan penanganan yang tepat. Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari komitmen RSOMH Bukittinggi untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sekaligus memperkenalkan layanan unggulan rumah sakit sebagai pusat rujukan neurologi di Sumatera Barat.

Sinergi antara RSOMH Bukittinggi dan Pemerintah Kota Sawahlunto diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan dan akses layanan kesehatan yang berkualitas.***