Rabu, 29 Juli 2026 17:38 WIB

RSOMH Bukittinggi Ikuti Penjajakan Kerja Sama Kemenkes dengan Rumah Sakit Rehabilitasi Amerika Serikat

Responsive image
Humas - RS Otak Dr.Drs.M. Hatta Bukittinggi
36

Bukittinggi – RS Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi (RSOMH) berpartisipasi dalam pertemuan daring penjajakan awal kerja sama antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan rumah sakit rehabilitasi dari Amerika Serikat, Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Kesehatan RI dalam upaya memperkuat pengembangan layanan rehabilitasi di Indonesia melalui kolaborasi internasional.

Pertemuan dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan Kesehatan Global, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan, serta jajaran pimpinan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, di antaranya RS Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi, RSPON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, RSO Prof. Dr. R. Soeharso, dan RSUP Fatmawati. Sementara itu dari RSOMH sendiri turut hadir didalamnya Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan penunjang, Timker Pelayanan Medik, Timker Hukum dan Humas, kepala instalasi Rehabilitasi Medik dan kepala ruangan.

Agenda pertemuan difokuskan pada pemaparan singkat profil layanan unggulan masing-masing rumah sakit di bidang rehabilitasi pasca-stroke serta layanan Prostetik dan Ortotik (Prosthetic & Orthotic/P&O). Kegiatan ini akan menjadi langkah awal mengidentifikasi potensi kerja sama dengan mitra rumah sakit rehabilitasi di Amerika Serikat, baik dalam pengembangan layanan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, maupun pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik.

 

 

 

 

 

 

 

Pada kesempatan tersebut, dr. Sofni Sarmen, Sp.A., M.Biomed direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSOMH Bukittinggi mempresentasikan sekilas profil layanan rehabilitasi yang selama ini menjadi salah satu layanan unggulan rumah sakit. Paparan singkat mencakup jumlah kunjungan pasien rehabilitasi medik, tenaga rehabilitasi medik yang mendukung pemulihan fungsi pasien secara komprehensif.

Melalui forum ini, Kementerian Kesehatan berharap terbangun sinergi yang lebih luas dengan mitra internasional dalam memperkuat ekosistem layanan rehabilitasi di Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu pelayanan, inovasi teknologi rehabilitasi, pengembangan kapasitas tenaga kesehatan, serta akses layanan rehabilitasi yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Keikutsertaan RSOMH Bukittinggi dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus mendukung transformasi layanan kesehatan rujukan melalui penguatan layanan rehabilitasi yang berpusat pada pasien, berbasis kolaborasi, dan selaras dengan agenda transformasi kesehatan nasional.***