Semarang - RSUP Dr. Kariadi Semarang secara resmi melepas peserta Pelatihan Keperawatan Diagnostik Invasif Kardiovaskular bagi Perawat di Pelayanan Kesehatan yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan pada periode 6 April hingga 12 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen RSUP Dr. Kariadi dalam meningkatkan kompetensi tenaga keperawatan di bidang pelayanan kardiovaskular, khususnya pada layanan diagnostik invasif di Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cath Lab).
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali perawat dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar mampu memberikan Asuhan Keperawatan Kardiovaskular pada bidang Diagnostik Invasif Laboratorium Kateterisasi (Cath Lab) secara profesional, aman, dan sesuai standar pelayanan.
Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran teori maupun praktik klinis yang komprehensif terkait pelayanan di ruang Cath Lab. Materi yang diberikan meliputi manajemen ruang laboratorium kateterisasi, pemahaman berbagai tindakan diagnostik invasif kardiovaskular, anatomi, fisiologi, dan patofisiologi jantung, hingga interpretasi hasil pemeriksaan penyadapan jantung kanan dan kiri.
Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan dalam memberikan asuhan keperawatan secara menyeluruh mulai dari tahap pre tindakan, intra tindakan, hingga post tindakan, termasuk pendokumentasian keperawatan pada pasien yang menjalani prosedur diagnostik pembuluh darah dan kateterisasi jantung.
Sebagai bagian dari kompetensi klinik, peserta dilatih untuk menjalankan berbagai peran penting dalam prosedur Cath Lab, yaitu sebagai perawat scrub, perawat sirkuler, dan perawat monitor. Mereka juga mendapatkan keterampilan dalam menangani kondisi kegawatan yang dapat terjadi selama tindakan, mengoperasikan mesin angiografi, memahami data angiografi dan hemodinamik pasien, serta mempersiapkan alat dan obat yang diperlukan selama prosedur.
Materi pelatihan juga mencakup pengenalan berbagai tindakan intervensi kardiovaskular, teknik puncture, pelepasan sheath (aff sheath), proses pemasangan pacu jantung temporer maupun permanen, serta penatalaksanaan berbagai kendala yang dapat terjadi selama tindakan penyadapan jantung kanan dan kiri.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta memiliki kompetensi yang memadai untuk mendukung pelayanan diagnostik invasif kardiovaskular di institusi masing-masing. Kompetensi tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta penguatan layanan jantung dan pembuluh darah di berbagai fasilitas kesehatan.
Dengan berakhirnya program pelatihan ini, RSUP Dr. Kariadi kembali menegaskan perannya sebagai rumah sakit pendidikan dan rujukan nasional yang berkomitmen dalam pengembangan sumber daya manusia kesehatan melalui penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi dan kebutuhan layanan kesehatan terkini. ***