Bukittinggi – Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta (RSOMH) Bukittinggi menerima kunjungan dari perwakilan Direktorat Integrasi Data Kependudukan Nasional Kementerian Dalam Negeri bersama Deputi Bidang Kebijakan dan Data Kepesertaan BPJS Kesehatan, Kamis, 25 Juni 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi dalam mendukung keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta optimalisasi integrasi data kepesertaan.
Kegiatan yang berlangsung di RSOMH Bukittinggi tersebut disambut langsung oleh jajaran manajemen rumah sakit, yaitu Direktur Utama RSOMH, Direktur Perencanaan, Keuangan, dan Layanan Operasional (PKLO), serta Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang.
Dalam surat pemberitahuannya, BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan RSOMH Bukittinggi dalam mendukung kesinambungan Program JKN dan memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN. Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan berbasis data yang akurat dan terintegrasi.
Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dengan membahas berbagai aspek terkait pelaksanaan Program JKN, pemanfaatan data kependudukan, serta dukungan integrasi data yang dapat menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Direksi RSOMH menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk penguatan tata kelola data dan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN. Sebagai rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, RSOMH senantiasa berupaya memberikan pelayanan yang berkualitas dengan mengedepankan keselamatan pasien, kemudahan akses layanan, dan transformasi digital kesehatan.
Melalui kunjungan ini diharapkan koordinasi dan kolaborasi antara RSOMH, BPJS Kesehatan, serta Kementerian Dalam Negeri dapat semakin kuat dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan nasional yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.***