Jumat, 04 September 2026 16:17 WIB

Tim Kesehatan RSO Soeharso Gelar IHT Emergency Ortopedi dan Traumatologi serta Casting Splinting di RSUD Aeramo NTT

Responsive image
Humas - RS Ortopedi Prof.Dr.R.Soeharso Surakarta
29

NTT – Tim Kesehatan RSO Soeharso Surakarta menggelar In House Training (IHT) Emergency Ortopedi & Traumatologi serta Casting & Splinting di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan RSUD Aeramo dalam memberikan penanganan kegawatdaruratan, khususnya pada kasus ortopedi dan traumatologi. Pelatihan juga menjadi momentum untuk memperkuat keterampilan tenaga kesehatan dalam melakukan tindakan awal terhadap pasien dengan cedera tulang, sendi, maupun anggota gerak.

IHT tersebut menghadirkan sejumlah instruktur dari RSO Soeharso Surakarta yang memiliki kompetensi di bidang ortopedi dan pelayanan kegawatdaruratan. Para instruktur terdiri dari dr. Mahardika Frityatama, Sp.OT, dr. Denny Dwi Hartanto, Ridho Hindarto, S.Kep., Ners, serta Indra Dwi Laksita, S.Kep., Ns.

Dalam pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai prinsip dasar Emergency Ortopedi & Traumatologi, mulai dari penilaian awal pasien trauma, prinsip stabilisasi, penanganan cedera anggota gerak, hingga langkah-langkah yang perlu diperhatikan sebelum pasien mendapatkan tindakan definitif.

Selain materi teori, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik Casting & Splinting. Melalui sesi praktik tersebut, tenaga kesehatan dibekali keterampilan dalam melakukan pemasangan gips dan bidai secara tepat untuk membantu mempertahankan posisi bagian tubuh yang mengalami cedera serta membatasi pergerakan yang berpotensi memperburuk kondisi pasien.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi. Peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik yang telah diajarkan dengan pendampingan langsung dari para instruktur RSO Soeharso Surakarta.

Direktur RSUD Aeramo, dr. Daniel, Sp.KFR, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, terutama dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan yang membutuhkan respons cepat dan tepat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kompetensi dan keterampilan tenaga kesehatan RSUD Aeramo semakin meningkat, khususnya dalam menangani kasus emergency ortopedi dan traumatologi. Kami juga berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik,” ujar dr. Daniel.

Ia menambahkan, kolaborasi dan transfer pengetahuan antara RSUD Aeramo dengan RSO Soeharso Surakarta menjadi langkah positif dalam memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di daerah. Tidak hanya meningkatkan keterampilan individu tenaga kesehatan, kegiatan tersebut diharapkan turut memperkuat sistem pelayanan kegawatdaruratan di RSUD Aeramo.

Sementara itu, kehadiran tim instruktur RSO Soeharso Surakarta memberikan kesempatan bagi tenaga kesehatan RSUD Aeramo untuk mendapatkan pembelajaran langsung dari praktisi yang berpengalaman. Materi yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai kasus trauma yang ditemukan di lapangan.

Melalui pelaksanaan IHT Emergency Ortopedi & Traumatologi serta Casting & Splinting, RSUD Aeramo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mutu pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat, sehingga penanganan pasien dengan kasus trauma di RSUD Aeramo dapat dilakukan secara cepat, tepat, aman, dan profesional. ***