Jumat, 02 Oktober 2026 11:43 WIB

RS M Djamil Terima Kunjungan Asesor LAM PTKes untuk Asesmen Pendidikan Profesi Dokter

RS M Djamil Terima Kunjungan Asesor LAM PTKes untuk Asesmen Pendidikan Profesi Dokter
Humas - RSUP dr. Djamil Padang 38 kali dilihat

Padang - RS M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat mutu pelayanan kesehatan sekaligus mendukung penyelenggaraan pendidikan kedokteran yang berkualitas. Komitmen tersebut kembali terlihat pada Jumat, 2 Oktober 2026, ketika RS M. Djamil menerima kunjungan tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes).

Kedatangan tim asesor LAM-PTKes tersebut dalam rangka pelaksanaan asesmen lapangan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian mutu penyelenggaraan pendidikan profesi dokter, khususnya dalam melihat kesiapan rumah sakit pendidikan sebagai salah satu wahana utama pembelajaran bagi mahasiswa kedokteran.

Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, didampingi jajaran direksi, menyambut kedatangan tim asesor. Dalam kesempatan tersebut, Dovy menyampaikan RS M. Djamil memiliki peran strategis dalam mendukung proses pendidikan dokter, mengingat rumah sakit tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan kesehatan. Tetapi juga menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan.

"RS M. Djamil memiliki komitmen untuk terus mendukung pelaksanaan pendidikan profesi dokter yang berkualitas. Bagi kami, pendidikan dan pelayanan merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Pelayanan yang baik harus didukung oleh proses pendidikan yang baik, dan proses pendidikan juga harus berlangsung dalam lingkungan pelayanan yang aman, profesional, serta berorientasi pada keselamatan pasien," ujar Dovy.

Ia mengatakan RS M. Djamil terus melakukan penguatan berbagai aspek yang mendukung fungsi rumah sakit sebagai wahana pendidikan. Salah satunya melalui keberadaan Unit Fungsional Pendidikan yang memiliki peran dalam mengoordinasikan berbagai kegiatan pendidikan di lingkungan rumah sakit.

"Unit Fungsional Pendidikan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan di rumah sakit. Kami ingin memastikan seluruh proses pendidikan dapat terkoordinasi dengan baik, termasuk dalam hal pembimbingan, fasilitas pembelajaran, lingkungan pendidikan, serta berbagai aspek lain yang dibutuhkan peserta didik," katanya.

Dovy juga menegaskan komitmen RS M. Djamil dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik perundungan. "Kami berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan. Kami juga menyediakan kanal pengaduan perundungan sehingga setiap persoalan dapat disampaikan dan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang telah disiapkan," ujar Dovy.

Menurutnya, keberadaan kanal pengaduan tersebut tidak hanya menjadi fasilitas pelaporan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun budaya pendidikan yang sehat. “Peserta didik harus mendapatkan perlindungan dan ruang yang aman untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi selama menjalani proses pendidikan,” tuturnya.

Selain membahas penyelenggaraan pendidikan profesi dokter, dalam kesempatan tersebut Direktur Utama RS M. Djamil juga memaparkan rencana pengembangan rumah sakit melalui masterplan. Pengembangan tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang sekaligus memperkuat peran RS M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan dan rumah sakit pendidikan.

"Kami memiliki rencana pengembangan rumah sakit melalui masterplan yang disusun untuk menjawab kebutuhan ke depan. Pengembangan ini bukan hanya mengenai bangunan dan fasilitas, tetapi bagaimana RS M. Djamil dapat semakin kuat dalam menjalankan fungsi pelayanan, pendidikan, dan penelitian secara terintegrasi," katanya.

Setelah sesi pemaparan dan diskusi, tim asesor LAM-PTKes Dr. dr. Deddy Nur Wachid Achadiono, M.Kes., Sp.PD-KR, FINASIM  didampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RS M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes., serta Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-BKL, Subsp.Onk(K), FACS, FFSTEd melakukan peninjauan sejumlah unit layanan yang mendukung pelaksanaan program pendidikan profesi dokter menjadi bagian dari rangkaian asesmen.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan fasilitas dan lingkungan pembelajaran klinis yang tersedia bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dokter. Aspek pelayanan, fasilitas pendidikan, proses pembelajaran klinis, sumber daya manusia, serta berbagai sarana pendukung lainnya menjadi bagian yang dapat diamati dalam pelaksanaan asesmen lapangan.

Dovy berharap proses asesmen lapangan tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi antara RS M. Djamil dan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. "Kami berharap asesmen ini dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi RS M. Djamil dan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Apa pun hasil dan rekomendasi yang diberikan nantinya, tentu akan menjadi bahan bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di rumah sakit," tuturnya.

Ia menambahkan, RS M. Djamil akan terus berupaya membangun ekosistem pendidikan yang mendukung mahasiswa dan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang dibutuhkan sebagai dokter. “Hal tersebut dilakukan dengan tetap menempatkan keselamatan pasien, etika profesi, mutu pelayanan, serta penghormatan terhadap peserta didik sebagai bagian penting dalam setiap proses pendidikan,” tuturnya. ***