Cuaca panas di Indonesia masih terasa saat ini. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan ada sejumlah faktor penyebab yang membuat suhu panas dan terasa gerah di Indonesia. BMKG menegaskan bahwa penyebab suhu panas di Indonesia disebabkan salah satunya karena adanya gerak semu matahari. Gerak semu matahari merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun. Potensi suhu udara panas seperti itu dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya.
Cuaca panas dan suhu yang terus meningkat yang saat ini terjadi, tidak hanya membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu, namun juga dapat menyebabkan beberapa dampak yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas saat berada di luar ruangan.
Cuaca panas seperti yang saat ini terjadi dapat menimbulkan berbagai penyakit penyerta musim panas, di antaranya sebagai berikut :
Dengan mengetahui beberapa penyakit yang mungkin terjadi akibat cuaca yang panas seperti saat ini, diharapkan dapat membuat kita jauh lebih waspada dan melakukan persiapan dalam menghadapi cuaca panas ini.
Oleh sebab itu, mengetahui beberapa tindakan yang dapat meminimalisir dampak cuaca panas bagi tubuh menjadi penting untuk kita ketahui, agar tubuh masih bisa beraktivitas dengan maksimal di bawah terik matahari tanpa ada kendala.
Berikut tips cegah cuaca panas yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah Indonesia, antara lain yaitu :
ย
ย
Referensiย ย :
Eggy Arya Giofandi dan Dhanu Sekarjati. 2020. Persebaran Fenomena Suhu Tinggi Melalui Kerapatan Vegetasi dan Pertumbuhan Bangunan serta Distribusi Suhu Permukaan. Jurnal Geografi 17 (2) (2020) 56-62.
Ali Satia Graha. 2010. Adaptasi Suhu Tubuh Terhadap Latihan dan Efek Cedera di Cuaca Panas dan Dingin. Universitas Negeri Yogyakarta.