Senin, 29 Juni 2026 10:36 WIB

Cedera Lutut yang Sering Terjadi pada Atlet dan Orang Aktif

Responsive image
20
Muhammad Irham Ramli - RS Ortopedi Prof.Dr.R.Soeharso Surakarta

Cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) adalah cedera pada salah satu ligamen utama yang berfungsi menjaga kestabilan sendi lutut. Cedera ini sering terjadi saat seseorang melakukan gerakan berputar secara tiba-tiba, berhenti mendadak, atau mendarat dengan posisi yang kurang tepat setelah melompat. Meski sering dikaitkan dengan olahraga seperti sepak bola, basket, dan bulu tangkis, cedera ACL juga dapat terjadi akibat kecelakaan atau aktivitas sehari-hari yang memberikan tekanan berlebih pada lutut.

Gejala yang paling umum adalah terdengarnya bunyi atau sensasi “pop” pada lutut saat cedera terjadi. Setelah itu, lutut biasanya akan membengkak dalam beberapa jam, terasa nyeri, dan sulit digunakan untuk menopang berat badan. Banyak penderita juga merasakan lutut menjadi tidak stabil atau seperti “lepas” ketika berjalan. Jika gejala tersebut muncul setelah cedera lutut, pemeriksaan medis perlu dilakukan untuk memastikan tingkat keparahan cedera.

Diagnosis cedera ACL umumnya dilakukan melalui pemeriksaan fisik oleh dokter dan dapat dibantu dengan pemeriksaan pencitraan seperti MRI. Penanganan cedera bergantung pada tingkat kerusakan ligamen, usia pasien, serta tingkat aktivitas yang dilakukan. Pada beberapa kasus, terapi fisik dan latihan rehabilitasi sudah cukup membantu memulihkan fungsi lutut. Namun, pada cedera yang lebih berat atau pada individu yang ingin kembali berolahraga secara aktif, tindakan operasi rekonstruksi ACL mungkin diperlukan.

Pencegahan cedera ACL dapat dilakukan dengan menjaga kekuatan otot paha dan pinggul, melakukan pemanasan sebelum berolahraga, serta mempelajari teknik gerakan yang benar saat melompat, mendarat, dan mengubah arah gerakan. Program latihan yang berfokus pada keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan otot terbukti dapat membantu menurunkan risiko cedera ACL. Dengan penanganan yang tepat dan rehabilitasi yang disiplin, banyak penderita dapat kembali beraktivitas secara normal.

 

Referensi :

Mayo Clinic Staff. ACL injury [Internet]. Rochester (MN): Mayo Foundation for Medical Education and Research; 2024 [cited 2026 Jun 8]. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acl-injury/symptoms-causes/syc-20350738

Mayo Clinic Staff. ACL injury: anatomy of the knee and ACL [Internet]. Rochester (MN): Mayo Foundation for Medical Education and Research; 2024 [cited 2026 Jun 8]. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acl-injury/multimedia/acl-injury/img-20007789

MedlinePlus. Anterior cruciate ligament (ACL) injury [Internet]. Bethesda (MD): U.S. National Library of Medicine; 2024 [cited 2026 Jun 8]. Available from: https://medlineplus.gov/ency/article/001074.htm

Sumber Gambar :

Mayo Clinic Staff. ACL injury: symptoms and causes [Internet]. Rochester (MN): Mayo Clinic; 2022 Dec 1 [cited 2026 Jun 8]. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acl-injury/symptoms-causes/syc-20350738