Selasa, 18 Agustus 2026 15:45 WIB

Jangan Tunggu Sakit Berat untuk Peduli pada Kesehatan Lansia

Responsive image
43
Promosi Kesehatan RS Kariadi - RSUP dr. Kariadi Semarang

"Sudah tua, wajar kalau sering pusing, cepat lelah, atau susah jalan." Kalimat ini sering kita dengar, padahal tidak semua keluhan pada lansia boleh dianggap wajar. Sebagian bisa jadi pertanda masalah kesehatan yang perlu diperiksa.

Menua memang alami, tapi menurut WHO, menua sehat berarti tetap bisa bergerak, berpikir jernih, dan hidup mandiri di usia lanjut , bukan sekadar bebas dari penyakit.

Kebiasaan Sederhana yang Berdampak Besar:

1. Tetap aktif. Kurang gerak membuat otot melemah dan keseimbangan menurun, sehingga risiko jatuh meningkat. WHO menganjurkan lansia melakukan 150–300 menit aktivitas fisik sedang per minggu (jalan kaki, senam, bersepeda santai) ditambah latihan penguatan otot 2 hari/minggu. Mulai dari kemampuan sendiri, tingkatkan bertahap.

2. Perhatikan gizi, bukan sekadar kenyang. Perbanyak sayur, buah, dan sumber protein (ikan, telur, ayam tanpa kulit, kacang-kacangan); cukupi kalsium dan cairan; batasi gula, garam, dan lemak jenuh. Protein penting untuk menjaga massa otot agar lansia tidak mudah lemah dan kehilangan kemandirian.

3. Tidur cukup dan tetap terhubung. Lansia butuh sekitar 7–9 jam tidur per malam. Kesepian dan isolasi sosial berkaitan dengan risiko depresi, penyakit jantung, dan penurunan fungsi otak, jadi jaga hubungan dengan keluarga, komunitas, atau hobi.

4. Cegah jatuh sejak awal. Satu kali jatuh bisa berakibat cedera, patah tulang, hingga hilangnya kemandirian. Pastikan rumah aman: lantai tidak licin, penerangan cukup, jalur bebas hambatan, dan tersedia pegangan bila perlu.

5. Jangan tunggu sakit untuk periksa. Tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan penglihatan/pendengaran, hingga penurunan daya ingat bisa berkembang perlahan tanpa disadari. Kementerian Kesehatan RI menekankan pentingnya pemeriksaan berkala dan deteksi dini, mencakup kondisi fisik, kognitif, gizi, kesehatan mental, risiko jatuh, hingga penggunaan obat.

Bukan Sekadar Panjang Umur, tapi Tetap Berkualitas

Menua pasti terjadi, tapi kehilangan kemandirian tidak harus dianggap pasti. Dengan aktivitas fisik yang sesuai, gizi baik, tidur cukup, hubungan sosial yang hangat, lingkungan aman, dan pemeriksaan rutin, lansia punya peluang lebih besar untuk tetap aktif dan mandiri.

Kenali kondisi kesehatan sejak dini, karena menjaga kesehatan lansia bukan cuma soal menambah usia, tapi menambah tahun-tahun hidup yang tetap sehat dan bermakna.

Referensi:

World Health Organization. Healthy ageing and functional ability

World Health Organization. Ageing and health

World Health Organization. WHO Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour

World Health Organization. Physical activity and sedentary behaviour: a brief to support older people

National Institute on Aging. What Do We Know About Healthy Aging?

National Institute on Aging. Healthy Eating, Nutrition, and Diet

National Institute on Aging. Social Isolation, Loneliness in Older People Pose Health Risks

Kementerian Kesehatan RI. Lansia — Ayo Sehat