Senin, 27 April 2026 16:32 WIB

RSOMH Bukittinggi Optimalkan Terapi Vitalstim untuk Pemulihan Gangguan Menelan Pasien Stroke

Responsive image
Humas - RS Otak Dr.Drs.M. Hatta Bukittinggi
78

Bukittinggi - RSOMH Bukittinggi terus memperkuat layanan unggulan di bidang neurologi melalui terapi wicara dengan penggunaan alat Vitalstim dalam penanganan gangguan menelan (disfagia), khususnya pada pasien pasca stroke. Layanan ini merupakan bagian dari pendekatan rehabilitasi komprehensif yang dilakukan oleh Terapis Wicara.

Dalam keterangannya kepada tim humas, tenaga medis RSOMH menjelaskan bahwa disfagia merupakan kondisi yang cukup sering terjadi pada pasien stroke, namun masih belum banyak disadari oleh masyarakat. Kondisi ini berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti aspirasi dan malnutrisi apabila tidak ditangani dengan tepat.

Metode Vitalstim digunakan sebagai terapi stimulasi untuk membantu meningkatkan kekuatan dan koordinasi otot-otot yang berperan dalam proses menelan. Terapi ini dilakukan secara terstruktur dan disesuaikan dengan kondisi pasien, sehingga mampu mendukung pemulihan fungsi menelan secara bertahap.

Tingginya kebutuhan layanan ini tercermin dari jumlah kunjungan pasien terapi wicara di RSOMH Bukittinggi yang dalam tiga bulan terakhir mencapai rata-rata 783,7 pasien. Hal ini menunjukkan peran penting terapi wicara dalam mendukung proses pemulihan pasien, khususnya pada kasus neurologis.

Melalui layanan ini, RSOMH Bukittinggi berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang inovatif, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup pasien.***