Makassar - Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslan) dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS, Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo dr. Annas Ahmad, Sp.B, FICS, Dewan Pengawas RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Wibawa Pram Sihombing, S.E., Ak., M.Acc dan Kepala Cabang BTN Makassar Alem Wijaya melepas ratusan pelari RSWS RUN 5K 2026 di depan Private Care Center (PCC) RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, pada Minggu pagi, 26 April 2026.
RSWS RUN 5K 2026 merupakan salah satu agenda rangkaian puncak perayaan HUT Ke-33 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo yang menjadi bagian dari upaya serius sektor kesehatan dalam mendorong perubahan gaya hidup masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif.
dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo terus menunjukkan perkembangan yang siginfikan, baik dari sisi fasilitas maupun layanan kesehatan sehingga menjadi rumah sakit rujukan jantung terpadu di Indonesia Timur .
“Wahidin terus berbenah, dalam dua hingga tiga tahun terakhir, kita melihat banyak pembaruan, termasuk layanan eksekutif, serta peningkatan jumlah pasien. Hal ini menunjukkan kinerja rumah sakit semakin baik dan berpotensi menjadi pemimpin layanan kesehatan di Indonesia Timur” ujar Azhar Jaya.
Lanjut Azhar, tren penyakit ke depan akan didominasi oleh penyakit tidak menular. Oleh karena itu, kesiapan fasilitas kesehatan harus diimbangi dengan upaya pencegahan yang masif di masyarakat.
“Olahraga massal seperti RSWS RUN menjadi salah satu cara efektif untuk mengkampanyekan gaya hidup sehat secara langsung dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat,” terangnya.
Senada dengan Dirjen Keslan, Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Annas Ahmad, Sp.B, FICS mengatakan bahwa pola hidup sehat perlu terus didorong, mengingat tingginya angka kasus penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya di Indonesia sehingga RSWS RUN ini sebagai sarana edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Layanan jantung yang komprehensif bukan hanya soal kehebatan di meja operasi, tetapi yang paling penting adalah bagaimana membangun promosi dan pencegahan kepada masyarakat agar tidak sampai menjadi penderita jantung,” ujar dr. Annas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat sebagai langkah awal dalam menekan angka penyakit tidak menular di Indonesia.
“Salah satu upaya kami adalah melakukan promosi, pencegahan, dan membudayakan hidup sehat, seperti melalui RSWS Run hari ini,” tutupnya.***