Senin, 21 September 2026 16:29 WIB

Semarak Move For Hope RS Soeharto Heerdjan Gerak Sehat Jiwa Kuat Berani Bicara dan Mencari Bantuan

Responsive image
Humas - RS Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta
25

Jakarta – Suasana pagi di Lapangan Gedung Pelayanan RS Soeharto Heerdjan (RSSH) terasa berbeda pada Minggu, 20 September 2026. Sejak pukul 06.00 WIB, peserta mulai berdatangan untuk mengikuti “Move For Hope”, kegiatan yang memadukan aktivitas fisik, edukasi kesehatan mental, serta kampanye pencegahan bunuh diri dan self-harm pada anak dan remaja.

Mengusung semangat “Gerak Sehat, Jiwa Kuat”, kegiatan ini diselenggarakan oleh RS Soeharto Heerdjan berkolaborasi dengan POKDI Psikiatri Olahraga PP PDSKJI. Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian edukasi dalam momentum Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia.

Antusiasme peserta terlihat sejak registrasi yang dikoordinasikan oleh tim Keswamas. Acara kemudian dibuka oleh drg. Haula Rahmah sebagai Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan sambutan Direktur Utama RS Soeharto Heerdjan, dr. R. Soeko W. Nindito D., MARS, serta sambutan dr. Bayu Rahadian, Sp.KJ, Ketua POKDI Psikiatri Olahraga PP PDSKJI.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur Marice Tampubolon, S.Si.T. Para peserta diajak bergerak bersama dalam suasana yang penuh energi dan kebersamaan.

Aktivitas fisik menjadi salah satu cara sederhana untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus menciptakan suasana positif. Setelah sesi senam, peserta kemudian menikmati “Kukusan Sehat” sambil beristirahat dan berinteraksi sebelum memasuki agenda utama.

Pesan utama “Move For Hope” semakin kuat dalam sesi Talkshow Kesehatan bertajuk “Pencegahan Bunuh Diri dan Self-Harm pada Anak dan Remaja”.

Talkshow menghadirkan dr. Isa Multazam Noor, MSc, Sp.KJ, Subsp. AR(K) sebagai narasumber dan dipandu oleh Susi Agustin, S.Tr.Kes sebagai moderator.

Dalam suasana yang interaktif, peserta diajak memahami pentingnya mengenali tanda-tanda ketika anak atau remaja sedang menghadapi tekanan psikologis. Lingkungan terdekat, termasuk keluarga, teman, dan orang dewasa di sekitarnya, memiliki peran penting dalam menciptakan ruang yang aman untuk berbicara.

Pesan “Berani Bicara, Berani Mencari Bantuan” menjadi benang merah dalam sesi tersebut. Ketika seseorang mengalami masalah atau berada dalam kondisi krisis, mencari bantuan bukanlah sesuatu yang perlu dianggap memalukan. Dukungan dan pertolongan yang tepat dapat menjadi langkah penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan mental.

Setelah sesi talkshow, suasana kembali meriah melalui games dan hiburan yang dipandu oleh Irhineu. Peserta diajak menikmati kegiatan dengan suasana santai sekaligus mempererat interaksi antara peserta, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat.

Kemeriahan berlanjut hingga sesi doorprize yang dipandu oleh duet MC, drg. Haula Rahmah dan Irhineu. Acara kemudian ditutup dengan pembagian goodie bag secara simbolis oleh tim Humas dan didistribusikan oleh tim Keswamas.

Melalui “Move For Hope”, RS Soeharto Heerdjan terus mendorong pentingnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental, khususnya pada anak dan remaja. Pesan yang dibawa pun sederhana namun penting: bergerak bersama, saling peduli, berani berbicara, dan tidak ragu mencari bantuan ketika membutuhkan.

Karena menjaga kesehatan bukan hanya tentang tubuh yang aktif, tetapi juga tentang jiwa yang kuat dan lingkungan yang saling mendukung. ***