Kamis, 20 Agustus 2026 16:38 WIB

Langkah Sederhana Cegah Penyebaran Infeksi di Rumah Sakit

Responsive image
16
Ns Andi Nurmala Sari S Kep - RSUP Fatmawati Jakarta

Saat berada di rumah sakit, menjaga kebersihan tangan merupakan kebiasaan penting yang perlu dilakukan oleh pasien maupun pengunjung. Namun, masih banyak yang menganggap bahwa mencuci tangan hanya perlu dilakukan ketika tangan terlihat kotor. Padahal, kuman dapat menempel pada tangan meskipun secara kasatmata tangan terlihat bersih.

Ada dua cara utama yang dapat digunakan untuk menjaga kebersihan tangan, yaitu mencuci tangan dengan sabun dan air serta menggunakan handrub berbasis alkohol. Keduanya dapat menjadi bagian dari kebiasaan menjaga kebersihan tangan, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi tangan.

1. Cuci tangan dengan sabun dan air

Jika tangan terlihat kotor, terdapat sisa makanan, atau terdapat kotoran yang menempel, gunakan sabun dan air mengalir. Basahi tangan, gunakan sabun, kemudian gosok seluruh permukaan tangan secara menyeluruh. Jangan lupa membersihkan sela-sela jari, punggung tangan, ibu jari, ujung jari, dan kuku. Setelah itu, bilas dengan air mengalir dan keringkan menggunakan sarana pengering yang tersedia.

2. Gunakan handrub berbasis alkohol

Ketika tangan tidak terlihat kotor dan fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air tidak tersedia secara langsung, handrub berbasis alkohol dapat menjadi pilihan praktis. Tuangkan handrub secukupnya ke telapak tangan, kemudian gosokkan ke seluruh permukaan tangan hingga tangan terasa kering.

Saat membersihkan tangan, beberapa bagian sering tidak dibersihkan secara optimal, seperti ibu jari, sela-sela jari, punggung jari, dan ujung jari. Oleh karena itu, lakukan gerakan secara menyeluruh dan jangan terburu-buru.

Bagi pasien dan pengunjung rumah sakit, kebersihan tangan merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri sekaligus orang lain. Dengan membiasakan membersihkan tangan pada waktu yang tepat dan menggunakan metode yang sesuai, kita dapat ikut mendukung upaya pencegahan penyebaran infeksi di lingkungan pelayanan kesehatan.

 

Referensi:

Materi PKRS “Kebersihan Tangan bagi Pasien dan Pengunjung di RS”, RSUP Fatmawati. - World Health Organization (WHO). WHO Guidelines on Hand Hygiene in Health Care: First Global Patient Safety Challenge – Clean Care is Safer Care. WHO.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2017 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2017.

Boyce JM, Pittet D. Guideline for Hand Hygiene in Health-Care Settings: Recommendations of the Healthcare Infection Control Practices Advisory Committee and the HICPAC/SHEA/APIC/IDSA Hand Hygiene Task Force. MMWR Recommendations and Reports. 2002;51(RR-16):1–45.

Pittet D, Allegranzi B, Boyce J. The World Health Organization Guidelines on Hand Hygiene in Health Care and their consensus recommendations. Infection Control & Hospital Epidemiology. 2009;30(7):611–622.

Allegranzi B, Pittet D. Role of hand hygiene in healthcare-associated infection prevention. Journal of Hospital Infection. 2009;73(4):305–315.

Sumber gambar :

Freepik (Medium shot doctors and infectious patient) https://www.magnific.com/free-photo/medium-shot-doctors-infectious-patient_15516674.htm#fromView=search&page=1&position=15&uuid=6d49e84b-d8f4-44fe-9fbf-4ab0aa578b45&track=ais_hybrid&query=egah+Penyebaran+Infeksi+di+Rumah+Sakit