Selasa, 06 Januari 2026 08:37 WIB

Mengurangi dan Mencegah Penyakit Asam Urat

Responsive image
45
Promosi Kesehatan Tim Kerja Hukum dan Humas - RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten

Asam urat termasuk bagian dari metabolisme purin, namun apabila tidak berlangsung secara normal maka akan terjadi sebuah proses penumpukan kristal dari asam urat pada persendian yang bisa mengakibatkan rasa sakit yang cukup tinggi. Asam urat sudah ada pada tubuh kita dan bukan suatu penyakit, asal asam urat tersebut dalam nilai yang normal. Pada keadaan normal kadar asam urat serum pada laki-laki mulai meningkat setelah pubertas. Sebagian besar pada perempuan kadar asam urat tidak meningkat sampai setelah menopause karena estrogen meningkatkan ekskresi asam urat melalui ginjal. Setelah menopause, kadar urat serum meningkat seperti pada pria. Data Prevalensi Gout Arthritis di dunia pada WHO (World Health Organization) sebanyak 34,2%. Gout Arthritis sering terjadi di negara maju seperti Amerika. Prevalensi Gout Arthritis di Negara Amerika sebesar 26,3% dari total penduduk. Prevalensi penyakit asam urat di Indonesia terjadi pada usia di bawah 34 tahun sebesar 32 % dan di atas 34 tahun sebesar 68%. Dari data tersebut, meningkatnya prevalensi asam urat telah meningkatkan pengobatannya dari waktu ke waktu, sehingga dapat memberikan hasil kesehatan yang lebih baik. Keadaan ini menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan dini serta pengobatannya. Pengetahuan masyarakat tentang penyakit asam urat yang minim, dapat memengaruhi sikap dan perilaku kesehatan termasuk dalam penatalaksanaan Arthritis Gout. Salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan terhadap pengobatan asam urat dengan pemberian informasi penyakit dan obat kepada pasien. Penatalaksaan penyakit asam urat selain dapat diselesaikan secara farmakologis menggunakan obat-obatan, namun dapat juga dilakukan secara non farmakologis dengan melakukan olahraga, manajemen nutrisi dan obat tradisional. 

Cara Mengurangi Asam Urat

Berikut ini adalah berbagai cara mengurangi asam urat tanpa obat yang perlu Anda ketahui :

1. Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Magnesium

Cara menyembuhkan asam urat tanpa obat yang pertama adalah dengan memenuhi kebutuhan tubuh magnesium sebanyak 340-360 miligram per hari. Magnesium sendiri merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan magnesium dalam tubuh yang tercukupi akan mempengaruhi penurunan kadar asam urat. Dengan begitu, risiko terjadinya serangan asam urat pun dapat dikurangi.

2. Mengonsumsi Buah Ceri

Buah ceri mengandung senyawa antosianin yang dapat menurunkan kadar asam urat serta meredakan nyeri akibat peradangan, termasuk peradangan di sendi. Oleh karena itu, mengonsumsi buah ceri secara rutin dapat mencegah terjadinya serangan asam urat.

3. Mengonsumsi Apel

Mengonsumsi apel juga termasuk dalam cara menyembuhkan asam urat tanpa obat yang bisa Anda lakukan. Hal ini karena apel mengandung asam malat yang dapat menurunkan kadar asam urat di dalam darah. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari serangan asam urat yang bisa membuat sendi terasa nyeri.

4. Meminum Air Rebusan Daun Jelatang

Daun jelatang dikenal sebagai daun yang bisa membuat gatal jika menyentuh kulit. Namun, di balik efek sampingnya tersebut, daun jelatang dikenal sebagai obat alami untuk mengatasi asam urat.

Hal ini karena daun jelatang memiliki sifat antiradang yang dapat menurunkan kadar asam urat di dalam darah sehingga mencegah terjadinya serangan asam urat. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat daun jelatang sebagai cara menyembuhkan asam urat tanpa obat.

5. Meminum Air Rebusan Daun Salam

Cara menyembuhkan asam urat tanpa obat lainnya yang bisa Anda coba adalah dengan daun salam. Manfaat daun salam sendiri dalam mengatasi asam urat berasal dari beberapa kandungan antioksidan di dalamnya, yaitu flavonoid dan etanol, yang dapat mengurangi kadar asam urat di dalam darah.

Pencegahan Penyakit Asam Urat

Asam urat bisa Anda cegah dengan pola hidup sehat. Dengan langkah sederhana seperti mengatur pola makan, rutin berolahraga, hingga menjaga berat badan, risiko serangan asam urat dapat ditekan secara signifikan. 

1. Atur Pola Makan dengan Baik

Pencegahan asam urat dimulai dari memilih makanan yang tepat. Perbanyak konsumsi sayuran, buah, produk susu rendah lemak, serta karbohidrat kompleks seperti gandum dan kacang-kacangan.

Sebaliknya, batasi makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan, makanan laut, serta minuman beralkohol. Pola makan sehat ini adalah cara mencegah asam urat dan kolesterol sekaligus.

2. Ganti Soda dengan Air Putih

Minuman manis seperti soda dapat meningkatkan risiko asam urat. Sebagai gantinya, biasakan minum 6-8 gelas air putih setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi.

Air putih membantu membuang kelebihan asam urat dari tubuh. Sementara itu, kopi dan teh boleh dikonsumsi secukupnya, namun jangan berlebihan karena bisa memicu dehidrasi.

3. Tetap Aktif dan Rajin Berolahraga

Cara mencegah penyakit asam urat tidak hanya dari pola makan, tetapi juga dengan gaya hidup aktif. Olahraga ringan seperti jalan kaki, berenang, atau bersepeda bisa membantu menjaga metabolisme tubuh.

4. Perhatikan Kualitas Tidur dan Atasi Sleep Apnea

Gangguan tidur seperti sleep apnea bisa meningkatkan risiko asam urat. Kondisi ini membuat tubuh kekurangan oksigen saat tidur dan memicu produksi purin berlebih.

Jika mengalami gejala sleep apnea, sebaiknya segera periksa ke dokter. Penanganan yang tepat dapat membantu mencegah komplikasi sekaligus menjadi cara mengatasi asam urat dari faktor penyebabnya.

5. Konsumsi Obat Sesuai Anjuran Dokter

Selain gaya hidup sehat, konsumsi obat juga penting untuk pencegahan asam urat pada pasien tertentu. Obat seperti allopurinol bisa membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh.

Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter membantu mengurangi serangan,

6. Pilih Camilan Sehat: Pisang, Ceri, dan Seledri

Mengganti camilan tinggi purin dengan buah segar adalah langkah cerdas. Pisang kaya vitamin K yang membantu melarutkan kristal asam urat, sedangkan ceri memiliki zat antosianin yang mengurangi peradangan.

7. Jaga Berat Badan Ideal

Berat badan berlebih bisa meningkatkan risiko asam urat. Menurunkan berat badan secara bertahap membantu mengurangi tekanan pada persendian sekaligus menurunkan kadar asam urat.

 

Referensi :

Muhammad Mahmudi, dkk. 2024. Penurunan Nyeri dan Kadar Asam Urat pada Penderita Gout Arthritis dengan Terapi Akupresur pada Titik Taixi (KI 3). Jurnal Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang.

Farisa Luthfiana, dkk. 2025. Edukasi Pencegahan Penyakit Asam Urat dan Pola Gaya Hidup Sehat. Jurnal kesehatan Fakultas Farmasi Universitas Tujuh belas Agustus Jakarta.

Nur Khasanah. 2024. Penatalaksanaan Peningkatan Asam Urat. Jurnal Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.

Vira Andini, dkk, 2024. Upaya Mengurangi Nyeri Asam Urat pada Lansia Melalui Obat Tradisional Indonesia : Tinjauan Literatur. Jurnal Kesehatan, Jurnal Stikes Permata Nusantara Cianjur Jawa Barat.